Tag Archives: penyebab malas tahajjud

TAHAJJUD MALAS, APA PENYEBABNYA?

Tahajjud adalah amalan mulia yang menjadi kebiasaan Nabi dan para sahabat. Bahkan Bagi nabi shalat tahajjud sebagai sebuah kewajiban yang tidak pernah ditinggalkannya. Demikian penting dan perlunya tahajjud sampai kaki Nabi bengkak karena lamanya berdiri menegakkan shalat tahajud hingga subuh.

Penyebab malas tahajjud
Penyebab malas tahajjud

Lantas mengapa kita kaum muslimin masih bermalas-malasan menjalankan shalat tahajjud? Sesungguhnya kemalasan seseorang dalam tahajjud  itu disebabkan oleh dua hal : Pertama , kurang pahamnya tentang keutamaan tahajjud [ belum menjadi pemahaman] , sehingga tidak menjadi prioritas dalam beramal. Kedua, karena dosa-dosa yang dilakukannya. Dengan dosa-dosa itu menyebabkan lemahnya dorongan untuk beramal kebajikan, bahkan menyebabkan kelemahan dalam segala amal kebajikan.

Apa Keutamaan Tahajjud?

Perlu diketahui kaum muslimin dan sungguh harus dijadikan pemahaman kita bahwa menegakkan shalat tahajjud itu akan mendapatkan keberkahan yang luar biasa diantaranya adalah :

  1. Diangkat ke tempat yang terpuji
وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ عَسَى أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُودًا

“Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji”[ Al Isro’ 17:79]

  1. Golongan hamba yang takut pada Allah dan mengharap rahmatNya.

Allah SWT berfirman, “Apakah sama hamba Allah yang bangun malam sujud berdiri yang takut dengan dahsyatnya akhirat dan mengharapkan rahmat Allah dengan mereka yang lelap dalam peraduan tidur? Apakah sama hamba Allah yang berilmu dengan yang tidak berilmu? Sesungguhnya hanya hamba Allah yang berilmu yang mengingat Allah di penghujung malam.” (QS: Az Zumar 9).

  1. Diberi kekhusu’an Ibadah kepada Allah

“Sesungguhnya bangun tengah malam lebih tepat untuk khusyu’, dan bacaan kala itu sungguh sangat berkesan mendalam.”(QS Al Muzammil: 6).

  1. Waktu Do’a dikabulkan dan Dosa diampuni  Allah SWT

Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Yahya ia berkata, saya telah membacakan kepada Malik dari Ibnu Syihab dari Abu Abdullah Al Agharr dan dari Abu Salamah bin Abdurrahman dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Rabb Tabaraka wa Ta’la turun ke langit dunia pada setiap malam, yakni saat sepertiga malam terakhir seraya berfirman, ‘Siapa yang berdo’a kepadaKu niscaya akan Aku kabulkan dan siapa yang meminta kepadaKu niscaya akan Aku berikan dan siapa yang memohon ampun kepadaKu, niscaya akan Aku ampuni.” (HR Muslim 1261)

Mengapa Dosa penyebab Malas Tahajjud?

Sufyan ats-Tsauri berkata, “Saya pernah tidak bisa menjalankan shalat Tahajud selama lima bulan hanya karena satu dosa yang dulu aku lakukan.”

Seseorang datang kepada Imam Ghazali untuk menanyakan kepada beliau mengenai sesuatu yang menyebabkannya tidak bisa bangun malam untuk mengerjakan shalat. Beliau menjawab, “Dosa-dosamu telah membelenggumu.”

Karena dosa meninggalkan syariat akhirnya ia mudah dikuasai setan , Allah SWT berfirman :

وَاتْلُ عَلَيْهِمْ نَبَأَ الَّذِي آتَيْنَاهُ آيَاتِنَا فَانْسَلَخَ مِنْهَا فَأَتْبَعَهُ الشَّيْطَانُ فَكَانَ مِنَ الْغَاوِينَ

Dan bacakanlah kepada mereka berita orang yang telah Kami berikan kepadanya ayat-ayat Kami (pengetahuan tentang isi Al Kitab), kemudian dia melepaskan diri daripada ayat-ayat itu lalu dia diikuti oleh setan (sampai dia tergoda), maka jadilah dia termasuk orang-orang yang sesat. (QS Al-A’rof: 175).

Dan Aku tidak membebaskan diriku (dari kesalahan), karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Yusuf 53).

 Strategi agar Bisa Bangun Malam:

  1. Shalat witir sebelum tidur dan berdoa berniat untuk tahajjud

“Tiadalahsesorangberada di pagiharitanpawitir, melainkan   padakepalanyaTerdapatjarirseukuran 70 siku” ( jikabisadilakukansebelumsubuhlebihutama, pendapatIbnuHajar Al Atsqalany).

Dari Abu Hurairah, bahwa Nabi SAW bersabda: “Setan akan mengikat tengkuk salah seorang di antara kamu apabila ia tidur dengan tiga ikatan. Setan menyetempel setiap simpul ikatan atas kalian dengan mengucapkan, ‘Bagimu malam yang panjang maka tidurlah.’ Apabila ia bangun dan berzikir kepada Allah maka terbukalah satu ikatan. Apabila ia wudhu, terbuka pula satu ikatan. Apabila ia shalat, terbukalah satu ikatan. Maka, di pagi hari ia penuh semangat dan segar. Jika tidak, niscaya di pagi hari perasaannya buruk dan malas.” (HR Bukhari).

Syetan tidak akan mampu mengikat tengkuk hamba yang sebelum tidur melakukan witir,  doa mau tidur plus ayat kursi , 3qul dan berniat tahajjud.

  1. Tidur tidak terlalu malam

Allah jadikan malam itu sebagai waktu istirahat dan tidurnya sebagai persiapan untuk beraktivitas di siang hari.

وَجَعَلْنَا نَوْمَكُمْ سُبَاتًا

dan Kami jadikan tidurmu untuk istirahat,(78:9)

وَجَعَلْنَا اللَّيْلَ لِبَاسًا

dan Kami jadikan malam sebagai pakaian,(78:10)

Maka seorang yang menginginkan bangun malam hendaknya tidak membiasaan diri begadang hingga larut malam. Sekiranya terdapat kepentingan yang wajib sekalipun hendaknya tidak menyebabkan aktivitas tersebut sampai larut malam, hingga susah bangun untuk tahajjud. Karena badan juga punya hak yang wajib dipenuhi.Hak badan pada malam hari adalah untuk istirahat dan menjelang paginya di sepertiga malamnya untuk munajat kepada Allah SWT.

  1. Sedikit Makan di waktu malam

Rasulullah SAW bersabda: “Cukuplah bagi manusia untuk mengkonsumsi beberapa suap makanan saja untuk menegakkan tulang sulbinya (rusuknya)” “Jika tidak bisa demikian, maka hendaknya ia memenuhi sepertiga lambungnya untuk makanan, sepertiga untuk minuman dan sepertiga untuk bernafas”

Semoga tulisan ini bermanfaat , semoga kita tergolong hamba Allah SWT  yang ahli tahajjud dan ahli kebaikan. https://quranruqyah.wordpress.com