Tag Archives: sejarah perang tabuk

SEJARAH PERANG TABUK

Sejarah Perang Tabuk. Pada September 629 pasukan Islam gagal mengalahkan pasukan Bizantium(Romawi Timur) dalam perang Mu’tah. Banyak yang menganggap hal ini sebagai tanda melemahnya kekuatan umat Islam, dan memancing beberapa kabilah Arab menyerang umat Islam di Madinah. Pada tahun 630, umat Muslim mendengar kabar bahwa Bizantium dan sekutu Ghassaniyah telah menyiapkan pasukan besar untuk menginvasi Hijaz dengan kekuatan sekitar 40.000-100.000 orang.

sejarah perang tabuk
sejarah perang tabuk

Di lain pihak, Kaisar Bizantium Heraclius menganggap bahwa kekuasaan kaum Muslimin di Jazirah Arab berkembang dengan pesat, dan daerah Arab harus segera ditaklukkan sebelum orang-orang Muslim menjadi terlalu kuat dan dapat menimbulkan masalah bagi Bizantium.

Ekspedisi Perang Tabuk

Untuk melindungi umat Islam di Madinah, Muahmmad SAW memutuskan untuk melakukan aksi preventif, dan menyiapkan pasukan. Hal ini disulitkan dengan adanya Kelaparan tanah Arab dan minimnya Kas umat Muslimin. Namun, Muhammad berhasil mengumpulkan pasukan yang terdiri dari 70.000 orang, jumlah pasukan terbanyak yang pernah dimiliki umat Islam.

sejarah perang tabuk | peta wilayah Tabuk
sejarah perang tabuk | peta wilayah Tabuk

Setelah sampai di Tabuk, umat Islam tidak menemukan pasukan Bizantium ataupun sekutunya. Menurut sumber-sumber Muslim, mereka menarik diri ke utara setelah mendengar kedatangannya pasukan Muhammad. Namun tidak ada sumber non-Muslim yang mengkonfirmasi hal ini. Pasukan Muslim berada di Tabuk selama 10 hari. Ekspedisi ini dimanfaatkan Muhammad untuk mengunjungi kabilah-kabilah yang ada di sekitar Tabuk. Hasilnya, banyak kabilah Arab yang sejak itu tidak lagi mematuhi Kekaisaran Bizantium, dan berpihak kepada Muhammad dan umat Islam. Dia juga berhasil mengumpulkan pajak dari kabilah-kabilah tersebut.

Saat hendak pulang dari Perang Tabuk, rombongan Muhammad didatangi oleh para pendeta Kristen di Lembah Sinai , Muhammad SAW berdiskusi dengan mereka, dan terjadi perjanjian yang mirip dengan Piagam Madinah bagi Yahudi. Piagam ini berisi perdamaian antara umat Islam dan umat Kristen di daerah tersebut.

Muhammad akhirnya kembali dari perang Tabuk ke Madinah setelah 30 hari meninggalkannya. Umat Islam maupun Kekaisaran Bizantium tidak menderita korban dari peristiwa ini, karena pertempuran tidak pernah terjadi.